Jl. Konggoasa No.3, Dapu-Dapura, Kec. Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93127
081344435554

Asistensi

Dari Pembangunan hingga Ekspor, Bea Cukai Kendari Dampingi Kesiapan Smelter Stargate Mineral Asia

Di publish pada 18-09-2026 13:22:45

Dari Pembangunan hingga Ekspor, Bea Cukai Kendari Dampingi Kesiapan Smelter Stargate Mineral Asia
Dari Pembangunan hingga Ekspor, Bea Cukai Kendari Dampingi Kesiapan Smelter Stargate Mineral Asia

Konawe Utara - PT Stargate Mineral Asia (SMA) mencatat progres pembangunan fasilitas smelter seluas 10 hektare di Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, mencapai 72,30 persen. Pembangunan fasilitas yang menggunakan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) tersebut ditargetkan memasuki tahap komisioning pada Maret 2027, kemudian dilanjutkan dengan produksi dan ekspor perdana pada April hingga Mei 2027. Perkembangan tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan BC Keliling Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Taufik Sapto Harsono, ke PT Stargate Mineral Asia untuk meninjau kesiapan pembangunan sekaligus menggali kebutuhan perusahaan dalam kegiatan impor dan ekspor.

 

Dalam kunjungan tersebut, Taufik didampingi Kepala Seksi P2 dan tim pegawai Unit Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Kendari serta diterima General Manager PT Stargate Mineral Asia Daniel Kong bersama jajaran manajemen perusahaan. Rombongan meninjau langsung pembangunan fasilitas smelter dan berdialog mengenai perkembangan proyek, kebutuhan kepabeanan, serta berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, Bea Cukai Kendari memberikan pendampingan dan membahas dukungan yang dapat diberikan, khususnya dalam pelayanan kepabeanan, fasilitasi ekspor, serta pembinaan kepada pelaku usaha sebagai bagian dari fungsi trade facilitator dan industrial assistance.

 

Dalam pelaksanaannya, pembangunan smelter masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk cuaca hujan, spesifikasi material yang belum sesuai, serta pengetatan verifikasi RKAB untuk pasokan bahan baku ore. Di tengah tantangan tersebut, perusahaan terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung energi, termasuk substation PLN 150 KV dan substation internal SMA, serta menyiapkan skema pemasaran ekspor berstandar internasional. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah bijih saprolit dan limonit serta memanfaatkan panas sisa tungku untuk mengurangi penggunaan batu bara. Bea Cukai Kendari akan terus memberikan pendampingan agar kegiatan impor, produksi, dan ekspor perusahaan dapat berjalan sesuai ketentuan kepabeanan sekaligus mendukung pengembangan industri dan perekonomian nasional.



Isikan nama, email dan komentar Anda